SwaraMediaKaltim.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, menegaskan pentingnya perencanaan pendidikan vokasi di Kaltim agar tidak berjalan sendiri, melainkan selaras dengan kebutuhan pasar kerja, arah pembangunan daerah, serta perkembangan dunia usaha dan dunia industri.
Hal tersebut disampaikan Sri Wahyuni saat membuka Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Dokumen Strategi Daerah (Strada) Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (PVPV) di Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, di Hotel Ibis Samarinda, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja ke depan akan semakin bergeser pada sektor-sektor berkelanjutan seperti energi terbarukan, kehutanan, pertanian berkelanjutan, pariwisata berkelanjutan, hingga ekonomi sirkular.
“Berbagai kajian menunjukkan masih adanya kesenjangan keterampilan antara lulusan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA),” ujarnya.
Sekda Sri menambahkan di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, perubahan struktur ekonomi, serta tuntutan pasar kerja global, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah.
“Pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi harus ditempatkan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Vokasi tidak lagi dipandang sebagai jalur pendidikan alternatif, tetapi motor penggerak yang menyiapkan tenaga kerja kompeten, profesional, dan sesuai kebutuhan dunia kerja,” paparnya.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


