SwaraMediaKaltim.com – Menuju Geopark Sangkulirang Mangkalihat Nasional, Provinsi Kaltim siap menyambut tim verifikasi lapangan. Sebagai syarat penetapan nasional. Verifikasi lapangan direncanakan awal Juli 2026, yang dilakukan Badan Geologi Kementerian ESDM RI dan akademisi.
“Saat ini kita terus persiapkan apa yang menjadi syarat untuk menuju Geopark Nasional. Khususnya pada saat verifikasi lapangan nanti,” ucap Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto, Ahad 7 Juni 2026.
Menurut Bambang Arwanto, verifikasi tersebut penting dilakukan, agar Provinsi Kaltim mendapatkan pengakuan atau penetapan Geopark Nasional khususnya di Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Kabupaten Berau dan Kutai Timur.
Apalagi, situs-situs peninggalan purbakala pun terdapat di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat. Sehingga menunjukkan keyakinan Pemprov Kaltim, bahwa Karst Sangkulirang-Mangkalihat berhak mendapatkan pengakuan secara nasional sebagai cagar alam maupun budaya yang patut dikenang dan dikenal dunia.
“Direncanakan ada tiga orang tim penilai, satu badan geologi, satu dari Unpad dan satu dari Unhas. Nanti ada juga tim observer dari Pusat Survey Geologi, kurang lebih tiga atau empat orang,” jelas Bambang.
Selanjutnya, guna memastikan kesiapan verifikasi lapangan, direncanakan Tim dari Kabupaten Berau dan Kutim bersama YKAN beberapa hari ke depan akan melakukan kunjungan beberapa rute yang menjadi penilaian nasional.
“Prinsipnya Provinsi Kaltim siap diverifikasi. Harapannya, seluruh rakyat Kaltim juga bisa mempromosikan Karst Sangkulirang-Mangkalihat, sehingga betul-betul dikenal senusantara maupun mancanegara,” pesannya.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


