SwaraMediaKaltim.com – Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Dr H Seno Aji kembali meninjau SMA Negeri 10 Samarinda. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar di sekolah unggulan tersebut berjalan lancar dan sukses.
“Kami datang hari ini untuk menyaksikan seluruh infrastruktur pendukung kegiatan belajar mengajar betul-betul siap,” kata Gubernur Rudy Mas’ud saat memberikan arahan di hadapan para siswa dan guru sekolah tersebut, Selasa, 21 Juli 2026.
Kesiapan infrastruktur pendukung kegiatan belajar mengajar bukan hanya penting untuk memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan unggul, tetapi juga harus terus bertransformasi.
Gubernur mengapresiasi gerak cepat jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perusda Pemprov Kaltim yang bahu-membahu membantu perbaikan SMA Negeri 10. Jalan di lingkungan sekolah tersebut saat ini sudah mulus dan nyaman dilalui. Sementara itu, Perusda MMP dan Bankaltimtara membantu perbaikan gedung asrama sekolah, meliputi kelistrikan dan toilet.
Kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim serta jajaran SMA Negeri 10, Gubernur Rudy Mas’ud berharap kondisi taman, ruang kelas, dan gedung asrama dapat dibuat lebih rapi dan indah. Begitu pula atap seluruh gedung di area seluas 12,5 hektare tersebut perlu dicat ulang sehingga secara keseluruhan lingkungan sekolah menjadi lebih asri. Lingkungan sekolah yang indah dan sehat diyakini Gubernur akan berdampak positif terhadap siswa dan guru serta proses belajar mengajar.
“Saya berharap, mulusnya jalan ini akan semulus proses belajar mengajar di sini,” harap Gubernur Kaltik.
Sekolah tersebut memiliki tiga gedung asrama dengan masing-masing berkapasitas 104 kamar sehingga total terdapat 312 kamar. Setiap kamar dapat dihuni empat siswa. Jika seluruhnya siap digunakan, sekolah tersebut secara keseluruhan dapat menampung hingga 1.248 siswa.
Selain menyapa para siswa baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Gubernur Rudy Mas’ud didampingi Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekda Sri Wahyuni juga memberikan motivasi kepada para siswa yang akan berlaga dalam kompetisi internasional, yakni The 21st International Standards Olympiad di Korea Selatan, Asian Youth Forum of Sustainable Future di Taiwan, dan Nairong International Students di Thailand.
Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji juga meninjau kondisi terkini gedung asrama siswa yang saat ini sedang dalam proses perbaikan.
Pesan penting juga disampaikan Gubernur Rudy Mas’ud bahwa upaya yang sedang dilakukan pemerintah merupakan langkah nyata untuk mengantarkan para siswa menuju gerbang kesuksesan. Namun, langkah selanjutnya akan kembali kepada para siswa. Karena itu, para siswa harus memiliki cita-cita tinggi yang didukung mental kuat dan kedisiplinan tinggi.
Gubernur juga menegaskan kehadiran pemerintah di SMA Negeri 10 bukan untuk membicarakan masalah yang sudah terlalu banyak menguras energi, melainkan bagaimana semua pihak dapat bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas untuk generasi emas Kalimantan Timur.
“Mari kita antarkan anak-anak kita, bukan hanya menjadi generasi unggul dan berkualitas, tetapi juga generasi emas Kalimantan Timur. Kekurangan-kekurangan yang ada harus segera kita benahi agar sekolah ini bisa kembali menjadi sekolah unggulan dan membanggakan,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud.
Kepala SMA Negeri 10 Samarinda Ni Made Adnyani mengungkapkan, saat ini terdapat 1.109 siswa yang belajar di sekolah tersebut. Namun, baru 349 siswa yang dapat ditampung di asrama. Tampak mendampingi para asisten dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kaltim. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

