SwaraMediaKaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membuat langkah terobosan dalam perombakan akses pendidikan tinggi. Jika selama ini bantuan biaya pendidikan kerap mensyaratkan kriteria ketat seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Indeks Prestasi (IP) tinggi, kini Pemprov Kaltim memastikan seluruh warga Benua Etam memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.
Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kaltim harus menyasar seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Jadi kalau di beasiswa selama ini, kita mengenal harus pintar dan harus miskin. Yang punya surat miskin dan IP-nya tinggi baru diberikan beasiswa,” ujar Gubernur Harum saat menerima Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman di Harum Resort Balikpapan, belum lama ini.
Kebijakan tersebut kini diubah secara mendasar demi menghadirkan keadilan akses pendidikan bagi seluruh anak daerah melalui program prioritas bertajuk Gratispol.
“Tapi kali ini, Gratispol kita tidak mengenal itu. Artinya, baik miskin maupun kaya, IP-nya tinggi maupun rendah, semua bisa mendapatkan hak yang sama untuk bersekolah di perguruan tinggi Kaltim dari jenjang S1, S2 hingga S3,” bebernya.
Langkah berani ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam mengangkat harkat, martabat, dan taraf hidup warga tanpa membedakan latar belakang sosial maupun etnis.
“Upaya kita ini tentu saja untuk mengangkat harkat dan martabat etnis Dayak, Kutai, Banjar, Jawa, Bugis, dan seluruh warga Kaltim tanpa terkecuali. Inilah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, dan alhamdulillah bisa diterima dengan baik,” ungkapnya.
Gubernur Harum menekankan bahwa pemerataan pendidikan ini membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh pemangku kepentingan. Ia mengimbau para kepala daerah di tingkat kabupaten/kota beserta elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan program tersebut.
“Kami berharap program-program prioritas disupport kepala daerah dan seluruh elemen masyarakat. Para bupati, wali kota, dan elemen masyarakat bersama Pemprov Kaltim memajukan daerah, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan taraf hidup masyarakat melalui jalur pendidikan,” pungkasnya. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

