Beranda » Wabup Mahulu Aksi Solidaritas Penting Dalam Tanggap Bencana Banjir

Wabup Mahulu Aksi Solidaritas Penting Dalam Tanggap Bencana Banjir

SwaraMediaKaltim.com – Curah hujan tinggi merupakan fenomena meteorologi yang terjadi ketika suatu wilayah menerima jumlah hujan yang jauh di atas rata-rata dalam jangka waktu tertentu. Fenomena ini dapat membawa manfaat sekaligus menimbulkan berbagai dampak negatif, tergantung pada intensitas dan durasi hujan yang terjadi.

Beberapa daerah di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), mengalami curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu dua pekan terakhir, menjadikannya sebagai wilayah dengan status siaga bencana banjir.

Dengan sigap Pemerintah Kabupaten Mahulu, melaksanakan apel gelar pasukan yang diikuti personel gabungan dari unsur TNI-Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan kebencanaan, serta stakeholder terkait lainnya.

Apel ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBD dan OPD terkait serta masyarakat untuk bertindak cepat dalam menanggapi potensi bencana banjir.

“Curah hujan tinggi merupakan fenomena alami yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan se-Mahulu. Untuk itu kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir sangat dibutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat,” ungkap Wabup Mahulu, Suhuk, S.E, dalam apel gelar pasukan siaga bencana banjir, Kamis (21/5/2026).

Sistem peringatan dini sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang kemungkinan banjir atau tanah longsor akibat curah hujan tinggi. Pemerintah dan masyarakat juga perlu memiliki rencana evakuasi dan kerjasama untuk menghadapi fenomena tersebut.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah daerah, seperti tugas BPBD, TNI, atau Polri. Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan konsekuensi hujan tinggi, kita dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh fenomena ini,” tutur Suhuk.

Suhuk juga menyoroti kondisi banjir yang tengah berdampak pada sebagian wilayah masyarakat Mahulu. Menurutnya, solidaritas menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi bencana alam tersebut.

“Dalam kondisi saat ini, maka aksi solidaritas menjadi tumpuan bagi kita semua. Sehingga pada saat sejumlah kampung terdampak, seluruh warga Mahulu merasa terpanggil untuk bergerak membantu,” pesannya.

Suhuk juga menegaskan, Pemkab Mahulu berharap seluruh unsur terkait semakin siap dan sigap dalam menghadapi potensi bencana banjir, baik dari sisi personil maupun peralatan yang ada.

“Utamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana banjir. Kerjasama dan kolaborasi semua pihak melalui semangat gotong royong kita mampu meminimalkan dampak bencana banjir serta melindungi masyarakat secara maksimal,”tutupnya. (Adv)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Tinggalkan Balasan