SwaraMediaKaltim.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Iman ke-50 Gereja Stasi Santo Paulus, Tanjung Jan merupakan momen emas (Yubileum) yang sangat bersejarah bagi seluruh umat Katolik di Kampung Tanjung Jan, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat.
Angka 50 tahun menandakan keteguhan, kedewasaan, dan perkembangan iman yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Bumi Sendawar Tanaa Purai Ngeriman. Pemberdayaan umat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan (persekutuan) antarumat stasi maupun dengan stasi tetangga di wilayah ini.
Sebagai puncak perayaan iman dengan mengundang Uskup Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, yang disambut dengan nuansa tarian adat di Halaman Gereja Stasi Santo Paulus Tanjung Jan, Selasa (26/5/2026).
Prosesi penyambutan dilaksanakan secara adat melalui ritual “Paper Poent” dan “Ngelurant” yang merupakan tradisi masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.
“Perayaan ini mengingat sejarah dan menghormati jasa para misionaris, pemuka umat terdahulu, dan para sesepuh kampung yang pertama kali membawa dan menumbuhkan benih iman Katolik di Tanjung Jan semenjak 50 tahun lalu,” tutur Pastor Paroki Tanjung Isuy Yosep Jeno, disela kegiatan penyambutan tersebut.
Ia menjelaskan, rangkaian acara dilanjutkan dengan liturgi ekaristi, misa syukur kudus atas penyertaan tuhan selama setengah abad. Kemudiaan seremonial pemotongan tumpeng yubileum, tiup lilin angka 50, dan pembacaan sekilas sejarah stasi.
“Panitia pelaksana juga mengadakan pesta rakyat atau raham tamah dengan makan bersama seluruh umat (pesta syukur), yang disertai pertunjukan seni atau hiburan dari anak-anak sekami, pemuda (Orang Muda Katolik), dan ibu-ibu WKRI,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Danramil 0912-09/Tanjung Isuy Lettu Arm Oktario Sirait, mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan budaya yang ada di wilayah binaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara aparat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis serta penuh kebersamaan.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur,” tukasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jempang Lorensius Itang, Petinggi Kampung Tanjung Jan Moses Jemi, perwakilan Polsek Jempang Bripda Ahmad, Kepala Adat Kampung Tanjung Jan Lorensius Nilam, Pastor Emil, CMF, Pastor Andre, SCJ, serta para suster dari berbagai kongregasi diwilayah ini. (adv)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


