SwaraMediaKaltim.com – Komitmen pemenuhan hak pendidikan dan ketahanan pangan bagi masyarakat Kalimantan Timur terus diperkuat pada Sabtu (16/5/2026). Melalui momentum pelantikan pengurus Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khittoh Kaltim di Ibu Kota Nusantara (IKN) belum lama ini.
Pemerintah Provinsi Kaltim menegaskan kesiapan berkolaborasi dengan organisasi keagamaan untuk mengawal program-program kerakyatan.
Dalam acara yang berlangsung khidmat di Gedung Kemenko KIPP 3 tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji, memaparkan sejumlah capaian dan program unggulan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Salah satu yang menjadi sorotan program Gratispol, yakni bantuan beasiswa pendidikan tinggi untuk jenjang S1, S2, hingga S3. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp1,3 triliun agar anak-anak daerah bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
“Insyaallah ke depannya, kami akan bekerja sama dan bersinergi dengan Otorita IKN bersama Jama’ah Dzikir Nurul Wathon,” ujar Seno Aji, yang juga hadir sebagai pembina organisasi tersebut.
Selain pendidikan, kabar baik juga datang dari sektor pangan. Kaltim kini berada di jalur yang tepat menuju swasembada pangan total pada tahun 2027. Dalam satu tahun terakhir, produksi pangan lokal seperti beras dan jagung melonjak drastis dari 30 persen menjadi 60 persen.
Peningkatan ini memastikan kebutuhan dapur masyarakat Kaltim semakin mandiri dari hasil bumi sendiri, sekaligus siap menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui.
Ketua Umum DPP Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Teguh Sumarno, menyambut baik langkah ini. Ia menekankan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen penuh untuk hadir dan melayani masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah.
Acara pelantikan periode 2026–2031 ini turut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Selain prosesi sakral , acara juga diwarnai dengan penampilan seni selawat dan tari Rodat Syari dari Ikawangi Bontang, yang menegaskan harmoni budaya dan spiritualitas di Bumi Etam.
Setelah pengukuhan, rombongan pimpinan DPW dan DPC Jama’ah Dzikir Nurul Wathon mengunjungi Istana Negara Nusantara dan melaksanakan doa bersama dipimpin Mursyidul Am KH. Fatullah Suyuti Thoha.
Rombongan juga ke Masjid Negara IKN untuk mengikuti Dzikir Nasional yang dilaksanakan setelah salat Dzuhur, sebagai puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khittoh Kalimantan Timur di Ibu Kota Nusantara.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


