SwaraMediaKaltim.com – Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata bahari dengan melindungi kawasan cagar budaya pesisir dan kawasan konservasi laut, terutama area terumbu karang.
“Harus kita awasi dan atur kapal-kapal pesiar yang masuk ke kawasan wisata bahari Kaltim berbasis konservasi alam laut, terutama di Berau ini,” tegas Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud menjawab pertanyaan puluhan awak media setibanya di VIP Room Bandara Internasional Kalimarau, Tanjung Redeb, Berau, Rabu (22/7/2026).
Gubernur Harum, sapaan akrab orang nomor satu Benua Etam ini, kembali menegaskan bahwa sesuai arahan Kemendagri, daerah perlu membangun tambatan kapal atau fasilitas sandar bagi kapal-kapal yang datang ke kawasan pariwisata.
“Ini akan menjadi PAD (pendapatan asli daerah), terutama Berau yang memiliki banyak kawasan wisata bahari. Bahkan, keindahannya tidak kalah dengan negara-negara lain,” katanya.
Menurut Harum, keberadaan terumbu karang menandakan perairan masih bersih, beriklim tropis, memiliki sirkulasi air yang baik, dan relatif dangkal. Ekosistem ini sangat sensitif dan hanya dapat berkembang di lingkungan dengan kondisi spesifik.
Selain itu, terumbu karang juga menjadi indikator penting bahwa wilayah pesisir memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Ekosistem ini juga berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari ancaman abrasi.
“Jadi, tidak hanya indah dan menjadi daya tarik wisata. Terumbu karang juga merupakan sumber kehidupan bagi berbagai jenis ikan sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir. Tentu kita sangat melindungi kawasan pantai kita,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perhubungan diminta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Berau untuk melakukan pengawasan dan pengaturan terhadap kapal-kapal pesiar yang kerap memasuki kawasan wisata bahari.
“Kami sudah instruksikan dan semoga segera diatasi persoalan kapal-kapal ini agar tidak sembarangan melempar jangkar yang dapat merusak terumbu karang. Sebab, perlu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, untuk memulihkan terumbu karang yang sudah telanjur rusak,” pungkas Harum.
Gubernur Harum berada di Berau dalam rangka kunjungan kerja sekaligus menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan dialog Gratispol dengan perguruan tinggi di Berau.
Gubernur juga akan meninjau kawasan gelar dagang UMKM, pasar ikan murah, serta pelayanan kesehatan bagi lansia dan masyarakat umum di Tanjung Redeb.
Tampak hadir menyambut kedatangan Gubernur Harum dan rombongan kunjungan kerja Pemprov Kaltim, Bupati Berau Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, Forkopimda, serta jajaran Pemkab Berau. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

