SwaraMediaKaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi menerima kembali pembangunan Kompleks Mal Lembuswana Samarinda beserta seluruh fasilitas penunjangnya dari pihak pengelola, PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS).
Prosesi serah terima bersejarah tersebut berlangsung di Atrium Mal Lembuswana Samarinda pada Jumat (7/8/2026). Dalam kesempatan itu, Gubernur Kaltim diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.
Penyerahan diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima pembangunan Kompleks Mal Lembuswana beserta fasilitas penunjang oleh Sekda Kaltim Sri Wahyuni dan Direktur Utama PT CSIS, Edwar Marwih Sinanta.
Selanjutnya, Pemprov Kaltim secara resmi menyerahkan tata kelola kawasan tersebut kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan Kompleks Mal Lembuswana antara Pemprov Kaltim dan Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBS) Perseroda, Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim.
Momen penting bagi perekonomian Benua Etam ini turut disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud.
Mengawali sambutannya, Sekda Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada PT CSIS atas dedikasi serta kontribusi positifnya selama puluhan tahun mengelola Mal Lembuswana.
“Hari ini kita menjadi saksi sejarah baru. Mungkin 30 tahun lalu kita juga menjadi saksi sejarah berdirinya mal pertama di Samarinda, yaitu Mal Lembuswana,” ungkap Sri Wahyuni.
Sri Wahyuni menegaskan bahwa proses transisi pengelolaan ini tidak boleh membuat nilai sejarah dan eksistensi Mal Lembuswana meredup. Sebaliknya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kembali peran strategis Mal Lembuswana sebagai salah satu pusat perekonomian, perdagangan, dan pusat aktivitas masyarakat di Kalimantan Timur.
“Tentu kita tidak ingin sejarah yang melekat pada Mal Lembuswana ini menjadi redup karena transisi pengelolaan kawasan. Sebaliknya, kita ingin transisi ini semakin menguatkan semangat untuk menghidupkan kembali dan memperkuat peran Mal Lembuswana sebagai pusat perekonomian, pusat perdagangan, dan pusat aktivitas masyarakat di Kalimantan Timur,” tegasnya.
Di tengah kondisi fiskal daerah saat ini, Pemprov Kaltim berharap pengambilalihan dan tata kelola baru di bawah PT KMBS Perseroda ini dapat memberikan dampak positif, mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kembali menggairahkan iklim usaha dan aktivitas publik di jantung Kota Samarinda. (vivie)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

