SwaraMediaKaltim.com – Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud tampak bahagia saat menyapa para siswa yang sedang belajar di SMA Negeri 10 Samarinda, Selasa (21/7/2026). Kebahagiaan itu semakin terasa setelah mendengar perkenalan Keefe Jethro Theckla, salah satu pelajar yang berasal dari Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Gubernur Harum mengaku bangga karena anak-anak dari berbagai daerah, termasuk dari pedalaman seperti Kabupaten Mahakam Ulu, juga bisa mengenyam pendidikan di sekolah unggulan tersebut.
“Izin memperkenalkan diri. Nama saya Keefe Jethro Theckla dari Mahakam Ulu, Pak Gubernur,” kata Jethro kepada Gubernur Harum, Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekda Kaltim Sri Wahyuni.
“Cita-cita saya ingin menjadi dokter di bidang kesehatan olahraga,” sambung siswa lulusan SMP Negeri 1 Long Bagun itu.
Gubernur mengaku bangga karena anak-anak dari Mahakam Ulu juga mampu bersaing dan memiliki semangat tinggi untuk belajar di SMA Negeri 10 Samarinda. Kebanggaan Gubernur Harum semakin bertambah karena sekolah unggulan di Kaltim itu tidak hanya diisi anak-anak dari perkotaan, tetapi juga pelajar dari pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil.
“Saya bangga. Artinya, semua anak dari kabupaten dan kota di Kaltim bisa masuk ke sekolah ini,” ucap Gubernur.
Gubernur Kaltim itu yakin, dari ruang-ruang kelas sekolah tersebut akan lahir generasi emas Kalimantan Timur yang membanggakan daerah dan Indonesia.
Kepada para siswa, Gubernur Harum juga berpesan agar mereka tekun belajar, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Selamat belajar. Ingat, yang membuat sukses adalah kalian sendiri. Kami hanya mampu mengantarkan kalian sampai pintu gerbang. Kalian harus masuk sendiri ke dalam dengan modal ketekunan dan disiplin,” pesan Gubernur.
Selain Keefe Jethro, beberapa siswa lainnya juga memperkenalkan diri kepada Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Cita-cita mereka pun beragam. Ada yang ingin melanjutkan pendidikan di Akademi Militer dan menjadi prajurit TNI, sementara yang lainnya ingin menjadi dokter. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

