SwaraMediaKaltim.com – Menanggapi insiden mobil penjemputan yang sebelumnya diduga untuk penjemputan Ustadz Abdul Somad (UAS) di Bandara Melalan Kutai Barat, yang diinjak-injak oleh massa pada Jumat 3 Juli 2026.
Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak salah seorang dari kelompok massa nekat memanjat dan menginjak-injak kap mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga kuat ditumpangi oleh sang pendakwah.
Respons santai justru bermunculan di media sosial. Banyak pihak menilai peristiwa ini sebagai “ujian” yang berbuah manis bagi sang ustadz, sekaligus bentuk ketenangan beliau dalam menghadapi penolakan di lapangan.
Safari dakwah UAS di Kutai Barat sendiri tetap berjalan aman dan dipadati ribuan jemaah hingga selesai. Meski sempat ada riak penolakan di bandara, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan jalannya syiar Islam diwilayah ini.
UAS tetap sukses hadir dan mengisi ceramah dalam agenda Tabligh Akbar dalam Memperingati Tahun Baru Islan 1448 Hijriyah di Masjid Al-Mutaqqin Islamic Center Melak, sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam, Kampung Arya Kemuning, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat.
Kehadiran UAS pada Sabtu 4 Juli 2026, disambut antusiasme luar biasa oleh ribuan jemaah dan santri yang memadati area pesantren. Menanggapi insiden yang menimpa mobil rombongan penjemputnya, UAS memberikan respons santai yang penuh humor sekaligus hikmah lewat akun media sosialnya.
Cuitan Akun Resmi Ustaz Abdul Somad (UAS)
“Jika mobil Pajero mu diinjak-injak orang, berarti setelah itu engkau akan dinaikkan ke Private Jet” imbuh cuitan AUS melalui akun medsosnya, Selasa 7 Juli 2026.
Sebelumnya UAS juga menyampaikan ucapan terimakasih saat hendak balik dari Bandara Melalan menuju Balikpapan, dengan ucapan ?. Selalu ada hikmah dan jalan tol setelah ujian. Terima kasih buat seluruh jemaah, TNI, dan Polri di Kutai Barat yang menjaga safari dakwah ini tetap aman dan damai. ✈️ silaturahim jalan terus!” (vivie)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


