SwaraMediaKaltim.com – Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud kembali memimpin rapat rutin bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltim. Rapat dimoderatori Sekda Kaltim Sri Wahyuni dihadiri juga para Asisten dan Ketua Tim Ahli Gubernur Kaltim Irianto Lambrie dan sejumlah anggota.
Rapat membahas evaluasi kinerja dan capaian seluruh jajaran Pemprov Kaltim hingga pertengahan tahun ini. Gubernur mengingatkan agar semua bekerja tetap dalam koridor aturan dan inovatif.
“Belanja OPD harus berkualitas. Tinggalkan belanja-belanja aksesoris. Ingat, setiap rupiah yang kita anggarkan harus berdampak langsung untuk masyarakat,” pesan Gubernur Rudy Mas’ud di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin 22 Juni 2026.
Terkait pemotongan dana transfer ke daerah yang menyebabkan penurunan APBD, Gubernur Rudy Mas’ud minta OPD terkait terus melakukan terobosan untuk meningkatkan penerimaan daerah. Khususnya untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan Pajak Kendaraan Bermotor. Target pendapatan asli daerah Kaltim tahun ini sebesar Rp10 triliun.
Pesan kedisiplinan juga disampaikan kepada seluruh kepala OPD. Pejabat yang disiplin akan menjadi teladan bagi staf di bawahnya. Bukan hanya itu, setiap pemimpin harus berani mengambil keputusan sepanjang keputusan yang diambil sesuai ketentuan dan aturan.
“Ketakutan anda tidak akan menyelesaikan masalah. Saya yakin, tidak ada yang tidak bisa, yang ada hanya tidak mau,” tegas Gubernur lagi.
Menyikapi dinamika yang terus bergerak dewasa ini, Gubernur Rudy Mas’ud juga minta semua pimpinan OPD harus mampu mengoptimalkan setiap masalah menjadi peluang.
“Kita harus mengubah cara pandang. Bagaimana agar tidak memandang masalah sebagai ketakutan, tetapi menganggap masalah sebagai opportunity (peluang),” tandasnya.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


