SwaraMediaKaltim.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menjalin sinergitas dengan media melalui strategi komunikasi yang kuat untuk memperkuat ekosistem informasi digital, dengan memanfaatkan berbagai platform seperti media cetak bersertifikasi Dewa Pers dan media online yang resmi terdaftar di Asosiasi Media bersertifikasi Dewan Pers.
Kegiatan sinergitas itu untuk diseminasi informasi secara efektif kepada publik, dengan melibatkan koordinasi antar bidang di internal Diskominfo, serta kerja sama dengan berbagai media partner yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Barat, dengan tema “Sinergitas Strategi Media Dalam Penguatan Ekosistem Informatika Digital”.
Kegiatan itu di pimpim langsung Kepala Diskominfo Kubar Rustam, didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Yesi Alexander dan Agustina, yang dihadiri Ketua PWI Kubar Alfian Nur dan Sekretaris Arifin bersama anggota tim media PWI Kubar, serta bagian dan Sub Bidang Pranata Humas Rosari, dan staf bidang publikasi Diskominfo Kubar.
“Terimakasih atas kehadiranya tim media yang tergabung di PWI Kubar. Semoga sinergitas ini dapat terjalin sesuai harapan yang kita inginkan, untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dan platform dalam membangun ekosistem digital yang lebih baik dan menyampaikan informasi secara efektif kepada publik,” ujar Rustam, dalam kegiatan itu berlansung di ruang pertemuan lantai II Diskominfo Kubar, Senin (6/10/2025).
Tujuan sinergitas Diskominfo dan Media, Rustam juga menjelaskan, hal ini merupakan penguatan kapasitas komunikasi publik, memperkuat kemampuan bidang terkait dalam menyebarkan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat melalui berbagai saluran media partner Diskominfo Kubar.
“Harapannya pemanfaatan platform media digital memaksimalkan penggunaan untuk menjangkau khalayak luas dan memastikan informasi tersampaikan dengan cepat dan efektif. Meningkatkan efektivitas dan kinerja Pemerintah Daerah dan DPRD Kubar dalam menyampaikan informasi yang membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem media digital,” pesan Rustam.
Ia juga memastikan, bahwa penyebaran informasi tidak hanya terbatas pada wilayah lokal, tetapi juga dapat menjangkau tingkat provinsi dan nasional. “Kita ingin kerjasama yang lebih solid, bukan hanya soal pemberitaan, tetapi membangun komunikasi yang sehat dan saling mendukung untuk kemajuan daerah,” jelasnya.
Senada ditegaskan Ketua PWI Kubar Alfian Nur mengatakan, dalam era digital saat ini, informasi dapat tersebar dengan cepat, tetapi tidak semuanya benar. Oleh karena itu, pemamfaatan media menjadi garda depan dalam menyaring dan menyampaikan informasi yang benar dan membangun.
“Tentu peran media yang resmi sesuai dengan aturan Dewan Pers. Maka dari itu PWI Kubar sedang menyiapkan berbagai program kerjasama publikasi dan peningkatan SDM jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), hingga pelatihan bersama untuk memperkuat kapasitas jurnalis lokal. Jadi bukan sekadar publikasi, tapi juga penyusun narasi pembangunan yang konstruktif,” imbuh Alfian.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam hubungan antara pemerintah dan media. Komunikasi yang berjalan dua arah, menurutnya, akan menciptakan kepercayaan yang berkelanjutan. Sehingga kemitraan antara pemerintah dan media adalah kunci dalam menyampaikan program pembangunan secara akurat dan terpercaya kepada publik.
“Kalau komunikasi hanya satu arah, itu bukan komunikasi yang sehat. Kami ingin menjadikan media sebagai mitra dalam membangun daerah. Untuk itu kami apresiasi Diskominfo Kubar sudah mengundang sejumlah insan pers yang selama ini telah mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Adv/vivie)
Editor : Redaksi
Publisher : SMK
![]()


