SwaraMediaKaltim.com – Ribuan umat muslim memadati kawasan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka Kesyukuran Harlah ke-34 Ponpes Assalam di Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026).
Acara ini berlangsung sejak pagi hingga pukul 14.00 WITA. Kegiatan menjadi puncak perayaan dengan agenda utama tausiyah yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan daerah.
Tokoh Nasional yang hadir Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Dai Nasional Prof. KH. Abdul Somad (UAS), Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, serta Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Kutai Barat H Nanang Adriani dan Sekda Kubar Erik Viktory.
Hadir juga mantan Walikota Samarinda (2010-2015 dan 2016-2021), Syaharie Jaang, mantan Wakil Bupati Kubar (periode 2006-2011) H Didik Effendi, Dandim 0912 Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono, serta Ketua TP-PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, Ketua TP-PKK Kubar Maria Christina Mozes dan Wakil Ketua TP-PKK Kubar Hj Dewi Hairiah Nanang.

Selain Tabligh Akbar, KH. Arif Setiawan (sering disapa KH. Romo Arief Setiawan), menyampaikan peringatan harlah ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial keagamaan untuk masyarakat luas di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Diantaranya Khitan Massal terbuka untuk umum berhasil menarik 1.100 anak secara gratis, salah satu capaian terbesar yang diselenggarakan.
“Kemudian Nikah Massal, bekerja sama dengan Kementerian Agama setempat untuk memfasilitasi pernikahan secara agama dan negara. Sehingga ada 12 pasangan pengantin mengikuti prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan,” tuturnya.
Selain itu pada hari puncak kegiatan, juga dilakukan peletakan batu pertama renovasi kelas MTs-MA Subulussalam Ponpes Assalam Arya Kemuning, oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, dan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin.
Sebelumnya Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat sukses digelar dengan tertib, aman, dan penuh khusyuk. Acara tersebut berlangsung pada Jumat malam, 3 Juli 2026, bertempat di Halaman Masjid Islamic Center/Masjid Al-Muttaqin, Kecamatan Melak.
Komitmen toleransi dan kondusivitas berjalan hikmat. Walau sebelum acara berlangsung, sempat muncul dinamika berupa aksi penolakan oleh sekelompok warga. Namun, situasi berhasil dikendalikan berkat komitmen kuat dari berbagai elemen masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Dukungan lintas agama, para tokoh-tokoh dari ormas keagamaan dan Kristen, termasuk Pendeta Yohanes, secara terbuka menyerukan semangat persaudaraan dan toleransi. Pengamanan ketat dari TNI, Polri, dan Saptol PP, Dishub, Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser Kubar, dan tim keamanan dari Presedium Dewan Adat, Taruna Garda Mandiri (TGM), bersatu padu mengamankan jalannya safari dakwah ini untuk menjamin kondusivitas wilayah. (Adv)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

