SwaraMediaKaltim.com – Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, berpesan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubar, Erik Viktory yang baru dilantik sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan daerah.
Setelah pelantikan, Bupati meminta dirinya fokus utama meliputi percepatan realisasi program kerja, efisiensi anggaran, penguatan reformasi birokrasi, dan peningkatan pelayanan publik agar visi serta misi kepala daerah dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat.
Percepatan penyerapan anggaran menjadi pesan utama kepada Erik Viktory setelah resmi dilantik jadi Sekda Kubar. Bupati langsung menekankan pentingnya percepatan kinerja, penguatan koordinasi, dan pengawalan program strategis APBD 2026.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Sekda menjadi pusat orkestrasi pemerintahan yang dituntut bekerja cepat dan responsif. Untuk pelayanan publik, Erik Viktory juga telah memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan, cepat, dan tanggap terhadap keluhan serta kebutuhan masyarakat.
Usai dilantik, Erik Viktory menegaskan komitmennya menjalankan amanah tersebut. Ia menyatakan siap bekerja mengikuti arahan Bupati Kubar, termasuk dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran 2026. “Tentu saya akan melakukan yang terbaik untuk Pemkab Kubar,” ujarnya.
Ia memastikan proses penyusunan prioritas daerah dan percepatan penyerapan anggaran pada dua triwulan awal akan menjadi fokus utamanya. Sebagai langkah awal, Erik akan mengumpulkan seluruh kepala OPD untuk memetakan berbagai persoalan yang selama ini menghambat kinerja pemerintahan sehingga dapat segera dicarikan solusi.
“Saya merasa bersyukur, karena tantangan ke depan sangat besar. Tugas Sekda adalah mendampingi bupati dan wakil bupati dalam melaksanakan seluruh program yang telah dituangkan dalam visi dan misi pembangunan. Saya siap bekerjasama dengan para kepala OPD untuk kemajuan kutai barat,” tegasnya.
Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi antar perangkat daerah, sekaligus mempercepat realisasi fisik dan keuangan daerah yang dinilai masih rendah. Erik menyampaikan bahwa pola komunikasi yang cepat dan responsif akan menjadi perhatian khusus dalam Pembangunan.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama kita mau berkoordinasi dan berkonsultasi. Kita tidak bisa bekerja secara one man show, tetapi harus bersama-sama sebagai sebuah tim di bawah aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Adv)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


