SwaraMediaKaltim.com – Audiensi Aliansi Mitra Kaltim Bersatu (AMKB) bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji berlangsung di ruang rapat Tepian 1, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa 19 Mei 2026.
Wagub Seno Aji menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim akan selalu berpihak kepada AMKB, karena bagian dari masyarakat Kaltim.
“Mereka adalah pejuang nafkah bagi keluarganya dan saat ini mereka merupakan pekerja rentan. Mereka pekerja informal kapanpun bisa diberhentikan, tanpa ada pesangon, tanpa pensiun,” ungkapnya.
AMKB menurut Wagub bukan bawahan, sehingga perlu diperhatikan hak-hak mereka yang sudah menjadi tanggungjawab perusahaan.
“Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada aplikator. Karena tanpa aplikator, maka tenaga kerja Kaltim tidak bisa terserap banyak”, jelasnya.
Selain itu, Pemerintah juga membuat kebijakan agar masyarakat selaku pengguna aplikator tidak merasa kemahalan biayanya.
“Keterkaitan tiga pihak ini yang harus kita jaga yaitu pelanggan, mitra dan aplikator. Tiga hal yang harus kita pertimbangan baik- baik,” tuturnya.
Koordinator dari AMKB Ifan Jaya menyampaikan pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 akan ada Seruan Aksi Ojol Kaltim, yang akan menyerukan 5 tuntutan.
“Hapuskan program slot food dan double order. Kedua hapuskan Program Langganan Gocar dan Akses Hemat Berbayar. Ketiga, evaluasi tarif pengantaran barang dan makanan. Keempat, stop dan batasi pendaftaran driver baru. Kelima, evaluasi tarif SK Gubernur Kaltim tentang ASK,” ungkapnya.
Ifan mewakili rekan-rekan driver online di Kalimantan Timur mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kaltim dan Polda Kaltim telah memfasilitasi kegiatan mereka.
Turut hadir mendampingi Kadishub Yusliando, Kasatpol PP Munawwar, Plt Kaban Kesbangpol AFF Sembiring, Karo POD Setdaprov Kaltim Siti Sugiyanti, serta pejabat instansi terkait, pejabat Polda dan Polres.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


