Beranda » Perluas Pasar Global, KAS Group Bersiap Bidik Sertifikasi RSPO Usai Sukses ISPO

Perluas Pasar Global, KAS Group Bersiap Bidik Sertifikasi RSPO Usai Sukses ISPO

Caption: Adi Bijaksana Sustainability KAS Group bersama tim lembaga sertifikasi PT Global Gateway Certifications Indonesia (GGCI), saat penyerahan sertifikat ISPO, di Jakarta (dok-ist)

SwaraMediaKaltim.com – Komitmen terhadap tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan terus diperkuat oleh Kaltim Agro Sukses (KAS) Group. Sebanyak empat anak usahanya resmi meraih sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai wujud komitmen terhadap regulasi lingkungan dan keberlanjutan industri sawit nasional.

Keempat anak perusahaan yang berhasil mengantongi sertifikasi tersebut Adalah, PT Agro Manunggal Selaras (AMS), PT Borneo Citra Persada Jaya (BCPJ), PT Borneo Citra Persada Abadi (BCPA), PT Borneo Citra Persada Mandiri (BCPM).

Sertifikasi ISPO ini mencakup total area operasional seluas 50 ribu hektare serta tiga pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur.

Sustainability KAS Group, Adi Bijaksana, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari proses panjang dan kerja keras seluruh tim. Perusahaan telah merintis dan memenuhinya sejak rangkaian awal persiapan aspek teknis, fasilitas, hingga pemenuhan regulasi dimulai pada periode 2021-2022.

“Meraih sertifikasi ISPO ini bukanlah proses yang mudah. Kami telah memulainya sejak tahun 2021-2022 dengan melengkapi seluruh persyaratan, memperbaiki tata kelola operasional, serta meningkatkan fasilitas pendukung agar sesuai dengan standar ketat yang ditetapkan pemerintah,” ujar Adi Bijaksana, belum lama ini kepada wartawan.

Pencapaian empat anak usaha ini menjadi pijakan penting bagi konsolidasi bisnis perusahaan ke depan. KAS Group menargetkan seluruh konsesi perkebunan dan unit pengolahan kelapa sawit di bawah naungan grup dapat rampung tersertifikasi ISPO sepenuhnya pada tahun 2027.

“Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong perbaikan rantai pasok kelapa sawit yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, serta memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global,” tuturnya.

Untuk itu pihak manajemen perusahaan terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Saat ini, sekitar 80 persen unit usaha di bawah naungan KAS Group telah berhasil mengantongi sertifikasi ISPO.

Kata Adi Bijaksana, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan memenuhi standar tata kelola industri sawit yang ramah lingkungan dan patuh terhadap regulasi nasional. Sebab, pencapaian sertifikasi ISPO ini bukanlah akhir dari perjalanan keberlanjutan perusahaan, melainkan fondasi untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saat ini sekitar 80 persen unit KAS Group telah bersertifikat ISPO. Namun, perjalanan keberlanjutan tidak berhenti di sini. Kami mulai melangkah dan membicarakan penerapan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO),” ujar Adi Bijaksana.

Penerapan standar RSPO dipandang sebagai langkah strategis lanjutan bagi KAS Group. Selain memiliki cakupan prinsip dan kriteria keberlanjutan yang lebih luas di tingkat internasional, sertifikasi RSPO juga membuka peluang besar bagi perusahaan untuk menembus pasar global dengan nilai tambah berupa premium price bagi produk CPO (Crude Palm Oil) yang dihasilkan.

“Melalui komitmen sertifikasi ISPO menuju RSPO ini, KAS Group optimistis dapat terus berkontribusi pada industri kelapa sawit yang ramah lingkungan, berdaya saing global, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan,” pungkasnya. (vivie)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!