SwaraMediaKaltim.com – Warga Kampung Lakan Bilem, Kabupaten Kutai Barat, dihebohkan oleh aksi penangkapan seekor buaya yang beredar luas melalui rekaman video di media sosial. Reptil berukuran besar tersebut ditangkap warga karena diduga kuat telah menyerang seorang pemukim lokal yang sedang mencari ikan di aliran Sungai Telaus.
Meski rekaman video penangkapan buaya tersebut mendadak vilar dan memicu keprihatinan masyarakat luas. Hingga saat ini waktu pasti terjadinya insiden serangan serta penangkapan hewan ganas tersebut masih belum dapat dipastikan.
Namun diketahui nasib naas menimpa pria bernama Edi Susanto Sius (47) tersebut, menjadi korban serangan buaya ganas saat sedang mencari ikan menggunakan pukat di kawasan muara sungai setempat bersama sang istri.
Akibat insiden serangan reptil pemangsa air tersebut, korban yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke RSUD Pratama Mangku Jaya, Kecamatan Linggang Bigung, untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kepala Kampung Lakan Bilem, Sukran, membenarkan insiden berdarah yang menimpa warganya tersebut. Peristiwa diperkirakan terjadi pada siang hari, sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WITA.
“Kejadiannya sekitar jam satu sampai jam dua siang. Korban sedang mencari ikan di Sungai. Untuk itu warga sekitar diimbau tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sepanjang aliran sungai guna menghindari kejadian serupa,” ujar Sukran saat memberikan keterangan.
Berdasarkan informasi warga setempat, kronologis singkat secara tiba-tiba, seekor buaya berukuran cukup besar menyerang dan menggigit korban yang tengah beraktivitas di dalam air.
Gigitan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius dan pendarahan hebat. Selain itu, korban dilaporkan mengalami pendarahan pada bagian kaki hingga kesulitan berjalan, serta cedera parah di jari tangan yang diduga mengalami patah tulang.
Melihat kondisi korban yang kritis, warga sekitar langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Mengingat luka yang cukup parah, korban dilarikan ke RSUD Pratama Mangku Jaya di Kecamatan Linggang Bigung yang berjarak sekitar 28 kilometer dari lokasi kejadian.
Hingga Rabu malam, Edi Susanto Sius dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di ruang medis guna menghentikan pendarahan dan menangani cedera fisik yang dialaminya akibat serangan binatang buas tersebut. (vivie)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

