SwaraMediaKaltim.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, secara resmi menutup Musyawarah Provinsi (Musprov) X Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji yang juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim periode 2026–2030 menyampaikan empat poin penting yang menjadi pilar utama kemajuan olahraga, khususnya pencak silat di Benua Etam.
Adapun empat poin kunci tersebut meliputi, tata kelola organisasi yang solid dan akuntabel, pengadil lapangan yang adil, jujur, dan professional, pelatih yang memiliki mental tangguh dan dedikasi luar biasa. Atlet yang memiliki dorongan kuat untuk terus mengukir prestasi.
“Jika empat poin ini kita bangun bersama-sama, maka prestasi dan kesuksesan olahraga di daerah akan tercapai, khususnya cabang olahraga pencak silat,” tegas Seno Aji.
Wagub meyakini, dengan penguatan pada empat pilar tersebut, para atlet pencak silat Kaltim akan mampu bersaing matang serta mendulang prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB dan NTT mendatang.
Lebih lanjut, Seno Aji menekankan pentingnya menjamin hak setiap atlet untuk dapat bertanding secara adil. Ia mengajak seluruh komponen organisasi dan pencak silat di Kalimantan Timur untuk bersatu padu membangun kemajuan prestasi atlet.
Sebelumnya, Musprov IPSI Kaltim X ini dibuka langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI, Sunarno.
Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading, jajaran Wakil Ketua KONI Kaltim, Ketua Pengcab IPSI Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, jajaran pengurus Pengcab IPSI dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim, serta pengurus perguruan pencak silat tingkat Provinsi Kaltim. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

