Beranda » Sinergi Lintas Sektor, Mahasiswa Unmul Siap Dorong Pembangunan 19 Kampung di Kubar

Sinergi Lintas Sektor, Mahasiswa Unmul Siap Dorong Pembangunan 19 Kampung di Kubar

Caption: Wakil Bupati Kubar H Nanang Adriani didampingi Plt. Kadis DPMK Erlinsiana, menerima cinderamata dari Wakil Ketua Panitia KKN Kolaborasi 2026, Alamsyah pada momen penerimaan 183 mahasiswa Unmul di Kubar, Selasa (14/7/2026).

SwaraMediaKaltim.com – Sebanyak 183 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) resmi diterjunkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 41 hari di Kabupaten Kutai Barat. Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan mampu memberikan dampak positif nyata serta mendorong pembangunan di wilayah pedesaan.

Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, seluruh peserta telah mengikuti serangkaian pembekalan intensif selama satu minggu. Pembekalan tersebut melibatkan berbagai pihak lintas sektor, mulai dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, hingga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh program kerja yang dirancang mahasiswa selaras dan relevan dengan kebutuhan prioritas masyarakat setempat. Hal ini sesuai dengan program Pilot Project Kolaborasi PTN/PTS se-Kaltim.

Wakil Ketua Panitia KKN Kolaborasi 2026, Alamsyah, Ph.D., menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini memiliki nilai strategis karena menjadi pilot project yang diinisiasi bersama oleh delapan perguruan tinggi di Kalimantan Timur.

“Ini merupakan pilot project kolaborasi perguruan tinggi Kaltim. Kami berharap kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan nilai manfaat bagi desa tempat mereka mengabdi serta mampu mendukung program pembangunan daerah,” tutur Alamsyah, kepada wartawan, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Setkab Kubar, Selasa (14/7/2026).

Melalui sinergi antar-perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini, para mahasiswa diproyeksikan tidak hanya mengaplikasikan ilmu akademis di lapangan, tetapi juga mengasah kepekaan sosial serta keterampilan berkolaborasi dalam menyelesaikan ragam tantangan di tingkat desa.

Adapun 183 mahasiswa Universitas Mulawarman yang berasal dari 11 fakultas, terdiri 69 mahasiswa laki-laki dan 114 mahasiswa perempuan. Mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Farmasi, Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kehutanan dan Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Pertanian, serta Teknik.

“Mereka akan ditempatkan di 18 kampung dan 1 kelurahan pada delapan kecamatan, yakni Kecamatan Barong Tongkok, Bongan, Damai, Melak, Sekolaq Darat, Mook Manaar Bulatn, serta wilayah lainnya yang telah ditetapkan sebagai lokasi pengabdian,” terang Alamsyah. (Adv)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!