SwaraMediaKaltim.com – Meski merupakan program Pemerintah Pusat, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) tetap menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pengembangannya.
Komitmen tersebut terlihat dari perhatian berbagai pihak, mulai dari menteri, gubernur hingga sekretaris daerah yang telah meninjau langsung penyelenggaraan sekolah tersebut.
“Artinya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Bahkan, di Kalimantan Timur sudah terbentuk tiga Sekolah Rakyat Terintegrasi,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni saat menghadiri syukuran satu tahun Sekolah Rakyat di Indonesia, baru-baru ini.
Menurut Sri Wahyuni, dukungan berupa berbagai fasilitas penunjang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur pada masa mendatang. Keberadaan SRT juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagaimana anak-anak lainnya.
Lebih lanjut, Sri mengatakan keberadaan SRT merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi bonus demografi yang diproyeksikan terjadi dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.
“Kita optimistis pada 2040 hingga 2045 Indonesia, khususnya Kalimantan Timur, akan memiliki penduduk usia produktif dalam jumlah besar. Artinya, anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan akan menjadi generasi produktif pada masa tersebut. Karena itu, sangat wajar apabila Pemprov Kaltim memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan Sekolah Rakyat,” jelasnya. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


