Beranda » Pemprov Kaltim Perkuat Penanggulangan Kemiskinan

Pemprov Kaltim Perkuat Penanggulangan Kemiskinan

SwaraMediaKaltim.com – Pemerintah Provinsi Kaltim terus memberi perhatian serius terhadap penanggulangan kemiskinan dan percepatan transformasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menegaskan Pemprov Kaltim menyadari masih terdapat kesenjangan kesejahteraan antarwilayah yang menjadi perhatian dalam pembangunan daerah. Meski demikian, capaian penurunan kemiskinan di Kaltim menunjukkan hasil yang positif.

“Pada tahun 2025, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 5,17 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 8,25 persen,” kata Wagub Seno Aji, ketika Rapat Paripurna ke-15 DPRD Kaltim di Ruang Utama DPRD Kaltim, Senin (22/6/2026) lalu.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltim tetap berkomitmen menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program strategis, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pembinaan pemerintahan desa, khususnya di wilayah yang tingkat kemiskinannya masih berada di atas rata-rata provinsi.

Dalam kesempatan itu, Seno Aji juga menjelaskan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan yang terus didorong melalui percepatan pembentukan badan usaha pengelola kawasan.

Saat ini proses pengembangan KEK Maloy Batuta telah memasuki tahap penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan menunggu hasil penilaian aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang akan menjadi bagian dari penyertaan modal kawasan.

Terkait transformasi ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, perlindungan lingkungan dan ketahanan pangan, Seno Aji menegaskan Pemerintah terus mendorong hilirisasi industri dan pengembangan sektor-sektor produktif guna mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pengembangan industri pengolahan nikel dan feronikel di sejumlah kawasan industri strategis, termasuk pembangunan pabrik PT Kalimantan Ferro Industri di Palaran dan PT Mitra Murni Perkasa di Kawasan Industri Kariangau.

Selain itu, pengembangan industri kelapa sawit beserta produk turunannya, industri pupuk dan petrokimia Bontang, serta penguatan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan dan kawasan industri strategis lainnya juga terus dilakukan.

“Pada sektor energi, hilirisasi migas melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan serta pengembangan hilirisasi batu bara juga diperkuat sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi daerah,” jelasnya.

Seno Aji menambahkan, Pemprov Kaltim turut mendorong pengembangan sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri pengolahan. Di saat yang sama, pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, perlindungan lingkungan hidup, dan penguatan ketahanan pangan terus ditingkatkan guna mendukung pembangunan berkelanjutan serta memenuhi kebutuhan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Kaltim optimistis mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.(aya)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!