SwaraMediakaltim.com – Sebuah pantun sederhana hadir di Pendopo Lamin Etam saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sabtu 27 Juni 2026. Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyelipkan doa sekaligus harapan untuk Kalimantan Timur lewat empat baris pantun.
“Di Sungai Mahakam melintas sampan, tenang melaju menuju seberang. Kaltim kini jadi pusat perhatian, di tangan Pak Harum Kaltim pasti berkembang.” buka Hetifah saat didaulat memberi arahan.
Hetifah menegaskan optimismenya bahwa Kalimantan Timur mampu memanfaatkan momentum Sensus Ekonomi 2026 untuk menghasilkan kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran.
Menurut Hetifah, optimisme itu lahir karena pemerintah daerah memberikan dukungan penuh. Apalagi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memiliki latar belakang sebagai pengusaha yang memahami betapa pentingnya data dalam mengambil keputusan.
“Kalau kepala daerah sudah mendukung, apalagi Pak Rudy seorang pengusaha, saya optimistis Sensus Ekonomi akan berhasil,” katanya.
Hetifah mengaku terkesan dengan gaya kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud yang dinilainya selalu berbicara berdasarkan data. Dalam berbagai kesempatan, gubernur mampu memaparkan angka-angka mengenai produksi sawit, CPO, batu bara, luas kawasan hutan hingga tantangan ekonomi yang dihadapi daerah.
“Saya kaget, beliau hafal banyak data. Jarang ada kepala daerah seperti ini,” ujarnya.
Meski begitu, Hetifah mengingatkan tantangan yang dihadapi Kalimantan Timur saat ini tidak ringan. Tekanan fiskal daerah, kebijakan efisiensi pemerintah pusat hingga ketidakpastian ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah menjadi ujian bagi pemerintah daerah.
Namun, menurutnya, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk melahirkan kebijakan yang biasa-biasa saja. Justru di tengah situasi seperti sekarang, keberadaan data yang akurat menjadi semakin penting.
Ia meyakini hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya yakin Pak Gubernur akan melakukan yang terbaik. Meski anggaran terbatas, keputusan yang diambil tetap berkualitas. Saya tahu tidak mudah menjadi kepala daerah saat ini, tetapi beliau tetap bersemangat, antusias, dan berani mengambil keputusan,” tuturnya.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 juga dihadiri Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Rudy Mas’ud dan Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai. Hadir juga Ketua Kadin Kaltim dan sejumlah pengurus dari kabupaten dan kota.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


