Beranda » Termasuk Kubar-Mahulu Pusat Bakal Revitalisasi Jembatan Bailey

Termasuk Kubar-Mahulu Pusat Bakal Revitalisasi Jembatan Bailey

SwaraMediaKaltim.com – Dalam waktu tidak terlalu lama, Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) akan mengganti seluruh Jembatan Bailey yang menghubungkan jalur darat dan melewati anak-anak sungai di wilayah pedalaman Kalimantan Timur, seperti Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Kebijakan pusat tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Kaltim AM Fitra Firnanda langsung kepada Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) saat kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Kaltim ke wilayah tengah (Kubar-Mahulu), baru-baru ini.

Dan Gubernur Harum pun menyambut baik serta mengapresiasi langkah strategis pusat untuk merevitalisasi sejumlah Jembatan Bailey di kawasan pedalaman Bumi Ruhui Rahayu ini. “Berapa jumlah Jembatan Bailey kita Pak Nanda, kalau dari Tering (Kubar) hingga Mahulu,” tanya Harum.

“Ada belasan jembatan untuk menghubungkan ruas jalan Tering – Ujoh Bilang. Tapi kalau sampai Long Apari dan Long Pahangai ada 40-an jembatan seluruhnya Pak Gubernur,” sebut Nanda, panggilan akrab Kadis PUPR AM Fitra Firnanda.

Gubernur Harum pun meminta Dinas PUPR untuk segera mendata secara valid jumlah Jembatan Bailey yang nantinya akan diganti dan dibangunkan jembatan lebih permanen dan kokoh.

Sementara sejumlah Jembatan Bailey tersebut akan kembali ke Pemprov Kaltim dan dapat dialihkan ke lokasi lainnya yang memerlukannya di titik-titik krusial wilayah pelosok Benua Etam.

Menurut Gubernur, program ini dinilai bukan sekadar perbaikan infrastruktur fisik, melainkan urat nadi yang menyambungkan harapan masyarakat desa dengan pusat-pusat ekonomi di Kaltim.

Orang nomor satu Benua Etam ini mengakui mobilitas warga di pedalaman seringkali terhambat oleh kondisi jembatan yang sudah dimakan usia. Dengan revitalisasi ini, ujarnya, distribusi logistik menjadi lebih lancar.

Revitalisasi Jembatan Bailey lanjutnya, jawaban bagi warga pedalaman yang selama ini harus bertaruh waktu dan keamanan saat melintas. “Jika jembatannya kokoh, hasil tani lancar, dan ekonomi pasti bergerak cepat,” ujar Gubernur Harum.

Kadis PUPR AM Fitra Firnanda menjelaskan seluruh Jembatan Bailey yang ada saat ini merupakan aset Pemprov Kaltim dan ketika direvitalisasi akan kembali menjadi milik Pemprov Kaltim.

“Jembatan-jembatan ini masih layak dan bisa dimanfaatkan untuk menghubungkan jalur darat kawasan lain di Kaltim Pak Gubernur,” ungkapnya.

“Segera gunakan ke kawasan Bongan (Kubar) – Sotek (Penajam Paser Utara) Pak Nanda,” pinta Gubernur Harum.(aya)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!