Beranda » Rencana Aksi Damai, Ketua KONI Kubar Bantah isu Beredar Kurang Transparan

Rencana Aksi Damai, Ketua KONI Kubar Bantah isu Beredar Kurang Transparan

Caption: Ketua KONI Kubar Agus Herawan (dok-ist)

Agus: Keterlibatan Aksi Damai Bisa Konfirmasi Ketua Kick Boxing Saudara Arjan

SwaraMediaKaltim.com – Sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menyampaikan keluhan terkait minimnya dana pembinaan yang mereka terima dalam menuju Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kaltim 2026.

Selain besaran anggaran yang dinilai tidak merata, para pengurus cabor juga mempertanyakan transparansi dalam proses pembagiannya. Hal itu di protes oleh Jamil Burhan pengurus Cabor Kick Boxing yang batal mengikuti BK di Samarinda.

Protes itu memicu rencana gerakan aksi damai pada pekan depan di Kantor KONI Kubar yang terletak di Gor Desnan Sendawar. Untuk itu Ketua KONI Kubar Agus Herawan, menyebut dirinya selalu membuka ruang kominikasi baik melalui via telefon secara terbuka dan transparan.

“Kami mempertanyakan tujuan aksi tersebut seharusnya cukup ketua cabor datang silaturahmi musyawarah mufakat, itu adat kita sebagai masyarakat kutai barat kota beradat,” ujar Agus Herawan di konfirmasi swaramediakaltim.com melalui telefon WhatsApp, Kamis pagi (4/12/2025).

Agus juga mengatakan, bahwa berita aksi damai itu baru diterimanya pada malam tadi. “Saya baru dengar malam ini dan langsung saya konfirmasi ke ketua cabor, ternyata ada cabor yang namanya dicatut seperti Petanque, Pertina, Forki, Wushu, Pickle Ball, dan Muaythai sudah saya konfirmasi bukan menjadi bagian dalam aksi tersebut,” terangnya.

Bahkan Agus menerangkan, Cabor Muaythai dan Pertina sudah berangkat ke Samarinda untuk mengikuti BK. “Dua cabor ini sudah berangkat hari ini, infonya yang belum saya konfirmasi cuman Cabor Kick Boxing,” tutur Agus.

Agus juga membeberkan berita di media koordinator aksi damai yaitu Jamil Burhan yang juga Ketua Kick Boxing. “Mungkin perlu dikonfirmasi ulang karena data di KONI Ketua Kick Boxing masih saudara Arjan, sehingga kegiatan yang menbawa nama Kick Boxing tersebut apakah betul persetujuan ketuanya,” imbuhnya.

Agus juga memaparkan terkait bantuan anggaran KONI kepada cabor sudah secara transparan di sampaikan dan telah di salurkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk itu Agus meminta kepada para ketua cabor aktif agar menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi ke kantor KONI Kubar.

“Saya berharap kepada para ketua cabor aktif untuk menyampaikan RAB Cabor untuk tahun depan agar dapat kami gunakan sebagai dasar usulan APBD. Namun semenjak saya dilantik Agustus lalu, sampai hari ini masih ada ketua cabor belum pernah komunikasi baik secara langsung maupun via telpon, salah satunya cabor Kick Boxing,” pungkas Agus. (vivie)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Loading

error: Content is protected !!