SwaraMediaKaltim.com – Narkoba memiliki dampak di berbagai bidang (kesehatan, keamanan, sosial, ekonomi), sehingga penanganannya memerlukan pendekatan holistik yang mencakup pencegahan, penindakan dan rehabilitasi.
Untuk penanganannya, memerlukan seruan optimalisasi sumber daya, dengan bekerja sama lembaga-lembaga yang dapat mengoptimalkan berbagi informasi intelijen, dan menghindari tumpang tindih tugas institusi terkait.
Sehinga dapat membangun daya tangkal masyarakat, sinergi melibatkan peran aktif seluruh stakeholder untuk membangun kesadaran di lingkungan masing-masing, yang merupakan lini pertahanan pertama dalam pencegahan peredaran narkotika perusak generasi bangsa.
Ketua Presedium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat, Yurang menegaskan, Polri dan TNI berperan dalam penegakan hukum, penyelidikan, penindakan, dan pengamanan wilayah.
“Kita apresiasi dan acungi jempol kepada Polres dan Kodim 0912 Kubar, yang sudah berkolaborasi dalam operasi gabungan pemberantasan peredaran gelap narkoba di Kutai Barat,” ujar Yurang kepada awak media di Sendawar, Sabtu 22 November 2025.
Tidak hanya itu, Yurang juga menghimbau kepada generasi muda kutai barat, untuk menghindari perangkap dalam penggunaan narkoba. Kata Yurang, hal iti dapat merusak masa depan dan menghentikan impian mereka untuk mengabdi kepada negara melalui institusi TNI-Polri.
“Generasi muda kutai barat harus menjauhi narkoba, karena kita sangat mengharapkan mereka bisa meningkatkan SDM yang nantinya dapat bergabung dan berkarir sebagai TNI dan Polri, untuk kebanggaan Kabupaten Kutai Barat,” pesan Yurang. (vivie)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


