SwaraMediaKaltim.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengapresiasi ajang Grand Final Sayembara Desain Seragam Batik ASN Provinsi Kaltim dan Desain Souvenir Khas Provinsi Kaltim yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim bersama Dekranasda Provinsi Kaltim, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Selasa 23 Desember 2025.
Sekda Sri Wahyuni menjelaskan grand final sayembara sengaja dibuka dan disaksikan secara umum ke publik, agar masyarakat maupun ASN mengetahui desain batik yang mengikuti sayembara.
“Terima kasih kepada Disperindagkop dan UKM bersama Dekranasda yang sejak November melakukan seleksi desain seragam maupun souvenir ini. Hingga saat ini sampai di grand final,” kata Sekda Sri Wahyuni saat memberikan arahan.
“Agar desain batik ini juga diketahui masyarakat, maka pada saat grand final ini kita buka untuk umum guna menyaksikan langsung karya yang akan ditampilkan para finalis desain,” tambah Sri Wahyuni yang juga Ketua Tim Juri Sayembara Desain Seragam Batik ASN Provinsi Kaltim dan Desain Souvenir Khas Provinsi Kaltim.
Menurut Sekda Sri, proses sayembara ini bukan sekedar seremoni. Tetapi, Pemprov Kaltim berharap UMKM Benua Etam berkesempatan dan mampu menghadirkan karya khas lokal (batik) yang menarik dan bernilai ekonomi menjadi ciri khas daerah.
Sebenarnya, ungkap Sekda Sri, enam desain sudah menjadi hak milik Pemprov Kaltim. Hanya saja, Tim Juri harus memilih siapa peringkat pertama hingga keenam.
Sementara desain souvenir juga terdapat enam finalis. Dimana keenam desain souvenir ini menjadi representasi sebagai barang promosi dari Pemprov Kaltim atau merchandise.
“Jadi, ketika kita memberikan souvenir kepada tamu, maka kita bisa sampaikan ini adalah hasil sayembara desain souvenir yang memiliki khas lokal Kaltim,” jelas Sekda Sri.
Ke depan Sekda Sri berharap Pemprov Kaltim bisa melaksanakan sayembara desain souvenir untuk diproduksi UMKM. Sehingga, ketika ada wisatawan atau tamu ke Kaltim, akan mendapatkan berbagai jenis souvenir yang berbeda dari hasil sayembara UMKM.
Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim, Heni Purwaningsih menjelaskan sayembara desain batik diikuti kurang lebih 148 peserta bukan hanya asal Kaltim, tetapi dari Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Lampung, dan Sumatera Selatan.
Sedangkan sayembara desain souvenir diikuti kurang lebih 52 peserta asal Kaltim maupun luar Kalimantan.
“Sayembara dinilai para juri, diketuai Sekda Sri Wahyuni, beranggotakan dari akademisi Polnes Samarinda, ISI Yogyakarta, Unmul, Praktisi Batik Melayu Kukar,” jelas Heni Purwaningsih.
Hingga rilis ini diterbitkan, grand final masih berlangsung dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim Hj Syarifah Alawiyah dan ratusan ASN, serta masyarakat Samarinda.(aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


