Beranda » Normalisasi Sungai Penanganan Banjir hingga Gratis Biaya Admin Kepemilikan Rumah

Normalisasi Sungai Penanganan Banjir hingga Gratis Biaya Admin Kepemilikan Rumah

SwaraMediaKaltim.com – Bukan hanya meningkatkan kondisi jalan mantap, sepanjang tahun 2025, sejumlah capaian positif juga dipersembahkan Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur H Seno Aji untuk rakyat Kalimantan Timur.

Masih di bidang pekerjaan umum, berbagai kegiatan telah dilakukan dan manfaatnya bisa langsung dinikmati masyarakat. Tak terkecuali urusan penanganan banjir.

Tahun 2025 lalu dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Kaltim, luas penanganan banjir mencapai 90,92 hektare. Lebih luas dari penanganan tahun sebelumnya 71,60 hektare. Keberhasilan penanganan banjir itu juga tidak lepas dari normalisasi sungai yang dilakukan sepanjang tahun 2025.

“Total panjang normalisasi sungai yang kita lakukan tahun lalu mencapai 49.365 meter atau 49 km lebih,” kata Gubernur Rudy Mas’ud (Harum) pekan lalu.

Tahun sebelumnya, panjang normalisasi sungai hanya sekitar 34.830 meter. Normalisasi sungai bukan hanya dilakukan di Sungai Karang Mumus, Karang Asam Besar dan Karang Asam Kecil di Samarinda, tapi juga Bontang, Balikpapan dan lainnya.

Perbaikan juga dilakukan untuk penanganan drainase. Tahun 2025 lalu, penanganan drainase dilakukan sepanjang 6.491 meter, lebih panjang dari tahun sebelumnya 6.011 meter.

Gubernur yakin aliran yang bagus akan segera membawa air ke sungai, sehingga mempercepat berkurangnya genangan dan banjir di permukiman dan jalanan.

Kemajuan positif lainnya antara lain terkait penambahan air baku dari 102 liter/detik pada 2024 menjadi 628 liter/detik pada 2025 dengan persentase capaian air minum layak 86,53 persen. Penambahan kapasitas IPA juga berhasil dilakukan Pemprov Kaltim dari 710 liter/detik menjadi 960 liter/detik.

Penambahan luas daerah irigasi terlayani 87 hektare dan panjang saluran irigasi yang dilayani mencapai 21.513 meter.

Persentase capaian limbah aman 5,03 persen, lebih baik dari tahun sebelumnya 4,88 persen. Peningkatan juga dihasilkan dalam persentase capaian pengelolaan persampahan.  Yakni dari sebelumnya 94,03 persen menjadi 94,11 persen.

Pemprov Kaltim juga terus menambah tenaga kerja konstruksi kualifikasi ahli yang dilatih sebanyak  1.084 orang, tenaga kerja konstruksi kualifikasi ahli difasilitasi sertifikasi sebanyak 992 orang. Ada pula tenaga kerja konstruksi fresh graduate yang dilatih sebanyak 251 orang dan tenaga kerja konstruksi bersertifikat kompeten fresh graduate sejumlah 249 orang.

Selain itu, melalui Dinas PUPR Kaltim terdapat 11  lembaga jasa konstruksi yang dibina tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan produk.

Untuk urusan perumahan, tahun 2025 sebanyak 208 orang telah menikmati Program Gratis Biaya Administrasi Kepemilikan Rumah dan rehabilitasi rumah tidak layak huni sudah dilakukan untuk 1000 unit rumah. (adv/aya)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!