Beranda » Harum Bangun Jalan ke Gerunggung, Tanjung Soke, Deraya dan Lemper Kutai Barat

Harum Bangun Jalan ke Gerunggung, Tanjung Soke, Deraya dan Lemper Kutai Barat

SwaraMediaKaltim.com – Tiga desa di Kaltim masih berstatus tertinggal. Tiga desa itu adalah Deraya, Tanjung Soke dan Gerunggung. Ketiganya berada di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), tidak jauh dari lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Satu desa tetangga mereka, Lemper memang baru saja berubah menjadi desa berkembang, tapi empat desa itu sama-sama masih terisolasi karena infrastruktur jalan yang buruk.

Mendengar laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim terkait kondisi buruk infrastruktur menuju empat desa itu, saat briefing awal pekan lalu, Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) langsung memberi arahan tegas.

“Segera lakukan kegiatan di sana, agar tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim. Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, Barjas dan TAPD segera kita rapatkan ini,” desak Gubernur Harum.

Gubernur sangat memahami, tahun ini APBD Kaltim diprediksi akan mengalami penurunan drastis hingga Rp7 triliun. Dari sebelumnya Rp21 triliun menjadi hanya Rp14,25 triliun.

Tapi demi pemerataan dan keadilan, Gubernur minta jalan menuju Deraya, Tanjung Soke, Lemper dan Gerunggung segera dibangun.

Gubernur menegaskan masyarakat empat desa itu memiliki hak yang sama dengan masyarakat Kaltim lainnya yang telah memiliki infrastruktur jalan lebih memadai.

Jika kondisi jalan di tiga desa itu semakin baik, maka skor Indeks Desa Membangun (IDM) akan membaik dan akan mengubah status desa tertinggal menjadi desa berkembang, sehingga tidak ada lagi desa berstatus tertinggal di Kaltim.

Jarak Desa Gerunggung  – Tanjung Soke 5 km, Tanjung soke – Deraya 10 km dan Deraya – Gerunggung – Lemper 10 km. Total sekitar 25 km.

Sebagai tambahan informasi, jumlah desa di Kaltim sebanyak 841 desa. Sebagian besar sudah berada dalam status mandiri, maju dan berkembang. Tahun ini masih tersisa tiga desa tertinggal dan tidak ada lagi desa sangat tertinggal. (adv/aya)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!