Swaramediakaltim.com – Pemprov Kaltim dinilai salah satu provinsi di luar Pulau Jawa memiliki rumah sakit yang mampu mendeteksi dini penyakit kanker dengan menggunakan teknologi nuklir. Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud, menjelaskan, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda merupakan rumah sakit terbaik di luar Pulau Jawa.
“Karena itu, sebagai warga Kaltim, kita patut berbangga atas fasilitas dan prasarana yang dimiliki Pemprov Kaltim melalui RSUD AWS, yakni memiliki alat deteksi dini penyakit kanker dengan menggunakan teknologi nuklir,” ucap Gubernur Kaltim, baru baru ini, ketika pertemuan Kedokteran Nuklir di Samarinda.
Bukan hanya memiliki alat yang canggih, tetapi standar rumah sakit RSUD AWS yang dimiliki Pemprov Kaltim sudah bertaraf nasional, bahkan internasional. Artinya, lanjut Gubernur Kaltim, nuklir tidak hanya untuk perang, tetapi kesehatan, contohnya deteksi dini penyakit.
Makanya, Pemprov sangat mengapresiasi RSUD AWS yang sampai saat ini masih menjadi rumah sakit yang direkomendasikan dan terbaik di luar Pulau Jawa. “Itu berkaitan dengan alat-alat berbasiskan tenaga nuklir,” ungkap Gubernur.
Selanjutnya, Pemprov Kaltim berharap teknologi nuklir bukan hanya diimplementasikan masa depan, tapi masa kini. Karena itu, Pemprov bangga RSUD AWS menjadi pusat layanan kedokteran nuklir sejak 2018 hingga sekarang.
Bahkan, pasien di RSUD AWS tidak hanya dari Provinsi Kaltim, tapi regional Kalimantan hingga Pulau Sulawesi dan Papua. “Ini membuktikan Kaltim memiliki potensi sangat besar menjadi pusat layanan kesehatan modern, yang bisa bersaing di tingkat regional maupun nasional,” jelas Gubernur. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


