SwaraMediaKaltim.com – Tak mudah memang memahami sifat nitizen yang maha benar, tak ada juga rumusnya untuk mengendalikan nitizen dan tak ada gunanya juga jika ingin menguasai dunia medsos. Habis energi kerja kita, menghabisi baterai aja hehe.
Tapi mendengar suara nitizen ada perlunya, mengamati perkembangan dunia maya ada gunanya, menganalisa sentimen juga perlu. Memperhatikan dan menjaring opini publik via saluran medsos juga baik. Peduli dan empati dengan komunitas nya disarankan. Tapi bukan berarti sebuah kiblat yang wajib ditakuti dan harus disembah.
Gubernur sekarang suka melihat langsung, ingin cepat mengambil keputusan by data yang akurat dan benar. Sehingga sudah ribuan km kami jelajahi, banyak weekend kami habiskan untuk Kunker padahal belum lagi setahun menjabat, luar biasa memang semangat dan kinerja langsungnya. Ini tak bisa dipungkiri.

Publik kaget, jadilah bahan spekulasi pendapat, opini beraneka ragam. Kalo duduk manis di kantor terus pasti juga pada ribut, nanti dibilang tak mau melihat rakyatnya tak mau turun ke bawah, nah lho?
Atau pejabatnya sebagai pendamping kali yang pusing dengan energi pimpinannya? Biasa weekend dengan keluarga, banyak hajatan handai taulan yang tak bisa dihadiri, tak bisa lagi berinteraksi dng komunitas, tak ada nyantai sejenak wakaka… mungkin sih? Yang jelas tak ada asap tanpa api kan?
Tapi saya yakin dan bersaksi bahwa apa yang dilakukan dengan banyaknya kunker ini bukan sekedar jalan2 atau pamer kinerja, tapi sesuatu yang penting untuk dilihat langsung sehingga pengambilan keputusan prioritas dalam pembangunan menjadi tepat guna dan benar.
Tak mudah dan melelahkan apa yang dilakukan ini, tapi banyak hal akhirnya membuka mata dan hati kami sebagai pelayan publik. Kaltim perlu segera bangkit berbenah, pemerataan pembangunan perlu dilaksanakan, terobosan besar sangat dinanti untuk mengejar ketertinggalan.
Beri waktu kami melihat langsung secara baik dan detail, tunggu hasilnya dan rasakan. Waktu akan bicara disaatnya nanti. Mari kita bangun persepsi yang baik, walau kritik tetap diperlukan, yakinlah kalo semangatnya sama untuk membangun Kaltim lebih baik. (M Faisal)
![]()


