SwaraMediaKaltim.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menggelar audiensi dengan insan pers dan 22 perwakilan media massa mitra pemerintah daerah. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan kerjasama publikasi dalam kontrak tahun 2026 agar penyebaran informasi pembangunan lebih efektif.
Kepala Diskominfo Kubar Yuli Permata Mora mengharapkan media massa sebagai mitra strategis untuk mengawal program dan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Kubar). Media diharapkan tidak hanya sekadar menyebarkan informasi, tetapi juga ikut mengedukasi publik dan menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Untuk itu diharpkan peran utama media sebagai mitra pemerintah meliputi, edukasi publik dan membantu mensosialisasikan program-program prioritas agar masyarakat dapat turut menikmati dan memanfaatkannya,”ujar Yuli di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kubar, Jumat (5/6/2026).
Keterbukaan Informasi menjadi pilar demokrasi yang memastikan informasi pembangunan berjalan secara transparan dan akuntabel. Sehingga partisipasi media massa dapat mendorong masyarakat untuk ikut andil dan mendukung program pembangunan daerah maupun skala nasional.

“Tentunya kemitraan ini dijalankan melalui berbagai pedoman pengelolaan komunikasi publik yang komprehensif, terpadu, serta tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Namun saya yakin teman teman wartawan/media semua, sudah ahilnya dalam hal ini,” imbuh Yuli.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kubar, Sapri menambahkan, tujuan audiensi ini untuk memberikan pemahaman sekaligus pedoman dalam mengelola media komunikasi publik secara efektif, terpadu, dan sesuai regulasi.
Publikasi yang dilakukan melalui media massa tidak hanya memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi daerah, capaian pembangunan, dan kinerja pemerintah kepada publik yang lebih luas, termasuk di tingkat regional Kaltim.
“Perlu saya sampaikan, bahwa media massa merupakan mitra strategis pemerintah. Namun demikian, demi keamanan bersama, keberadaan media harus jelas dan resmi, termasuk identitas lembaga maupun jurnalis yang terlibat di dalamnya. Sehingga dapat mendukung keterbukaan informasi publik dan memperluas jangkauan informasi pembangunan kepada masyarakat,” pungkas Sapri. (adv)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi


