Beranda » BNPB Serahkan Bantuan Banjir, Bupati Edwin: Bukti Negara Hadir Untuk Masyarakat Kutai Barat

BNPB Serahkan Bantuan Banjir, Bupati Edwin: Bukti Negara Hadir Untuk Masyarakat Kutai Barat

Caption : Bupati Frederick Edwin dan Wabup H Nanang Adriani saat menghantar kepulangan Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, yang merupakan utusan Presiden ke Kubar, Minggu (31/5/2026)

SwaraMediaKaltim.com – Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayahnya. Bupati akrab disapa Edwin itu, menilai kunjungan dan bantuan ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Bupati Edwin menyebut langkah BNPB merupakan bukti kehadiran pemerintah pusat dalam meringankan beban korban bencana diwilayah itu. Setelah penyerahan bantuan secara simbolis di ATJ Kubar, bantuan darurat berupa kebutuhan pokok (sembako) telah diserahkan langsung ke lokasi terdampak seperti Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, dan Kecamatan Melak.

“Bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan ini adalah bukti negara hadir untuk masyarakat dan menginstruksikan agar penyalurannya transparan serta tepat sasaran,” ungkap Bupati Edwin, seraya melepas perjalanan Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Minggu (31/5/2026).

Pengadaan sarana selain logistik, Kata Edwin, Pemkab Kubar telah mengajukan permohonan dukungan perahu kepada pemerintah pusat untuk mempermudah mobilitas masyarakat selama banjir. Tidak hanya itu, Pemkab Kubar juga terus mengupayakan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan ini.

Diketahui sebelumnya, tim BNPB bersama Pemkab Kubar telah meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu pada Sabtu (30/05) kemarin.

Saat ini kondisi banjir sudah berangsur surut, aktivitas mulai hidup (pemulihan pascabencana) bagi warga terdampak banjir meliputi fase krusial pembersihan lingkungan, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Tahapan ini berfokus pada normalisasi kehidupan agar warga dapat kembali beraktivitas secara mandiri dan aman. (adv)

Editor : Alfian

Publisher : Redaksi

Tinggalkan Balasan