SwaraMediaKaltim.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kutai Barat, telah berupaya memaksimalkan efisiensi anggaran belanja operasional 2025 dan perencanaan 2026, merespons instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran.
Meskipun keterbatasan anggaran operasional kantor yang ada, Bawaslu Kutai Barat berfokus pada penguatan kinerja, penggunaan siber, serta peningkatan kapasitas SDM melalui reviu ketat pada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
Hal itu disampai Ketua Bawaslu Kutai Barat Lorensius pada momen HUT ke-18 Bawaslu, yang dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu Kutai Barat, di Kelurahan Simpang Raya, Barong Tongkok, Kamis (9/4/2026).
Loresnsius juga menyampaikan, bahwa tugas Bawaslu tidak berhenti saat pemungutan suara usai. Di masa non tahapan seperti saat ini, intensitas kerja mereka tetap tinggi. Dengan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) agar hak pilih warga selalu terjaga.
“Yang kami lakukan tindal lanjut pengawasan data partai politik berkelanjutan. Pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif yang masif ke sekolah-sekolah, kelompok masyarakat, hingga inovasi melalui media digital dan Podcast,” tuturnya.
Di tengah tugas krusial tersebut, Lorensius menyebut, pihaknya dihadapkan pada realita anggaran dari pusat (Bawaslu RI) yang sangat minim. Terutama kantor yang refresentatif dalam ranggka mendukung pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu untuk meningkatkan kinerja dan kualiatas pelayanan tetap prima.
“Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan bantuan biaya operasional kantor berkelanjutan dari Pemkab Kutai Barat, agar roda pengawasan dan edukasi demokrasi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, tetap dapat berjalan optimal meski di luar masa tahapan pemilu.
Secara khusus, Lorensius juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para Anggota Bawaslu periode sebelumnya. Sebab, kata dia, apa yang mereka kerjakan hari ini adalah keberlanjutan dari dedikasi Bawaslu periode sebelumnya yang telah diberikan.
“Kepada seluruh jajaran Bawaslu Kutai Barat saat ini, mari kita jaga integritas dan profesionalitas. Ingatlah, kehormatan pengawas pemilu terletak pada kepercayaan publik. Hal ini sesuai dengan fungsi pengawasan kita yaitu menegakkan keadilan pemilu bersama rakyat,” tandasnya. (vivie)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


