SwaraMediaKaltim.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, untuk meninjau pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) Benua Taka Cakti (BTC) serta Batalyon Infanteri di Camp Baru, Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, Selasa (13/1/2026).
Menteri Pertahanan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan sejumlah petinggi TNI terbang dengan tiga helikopter dan mendarat di Helipad PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBPC) yang berada di kawasan Camp Baru.
Rombongan disambut Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dan pejabat Forkopimda. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan pembangunan satuan teritorial TNI Angkatan Darat beserta fasilitas pendukungnya dalam rangka memperkuat sistem pertahanan negara di wilayah perbatasan dan daerah strategis Kalimantan.

Komandan Brigif TP 85/BTC, Kolonel Infanteri Alzaki, mengatakan kehadiran Menteri Pertahanan untuk meninjau secara langsung kesiapan personel, progres pembangunan markas, serta sarana dan prasarana pendukung pertahanan dan keamanan wilayah.
“Beliau ingin meninjau langsung kesiapan anggota dan seluruh personel maupun perwira. Untuk memastikan TNI siap melaksanakan tugas-tugas yang diberikan satuan maupun negara,” katanya.
Alzakai mengaku bangga usai dikunjungi Menhan. “Sebagai prajurit kami sangat bangga dikunjungi bapak Menhan karena beliau adalah perpanjangan tangan dari bapak presiden sebagai panglima tertinggi,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut positif kunjungan Menteri Pertahanan ke daerahnya. Menurutnya, keberadaan Brigif dan Batalyon Infanteri di Kubar akan memberikan dampak strategis, tidak hanya bagi pertahanan negara, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah.
Pemkab Kubar lanjut bupati, siap mendukung program TNI di daerah, apalagi Kubar merupakan penyangga Ibu Kota Nusantara.
“Brigif ini merupakan program nasional yang tentunya harus kita dukung, untuk memperkuat pertahanan daerah, ujar Edwin.
“Kami berharap pembangunan satuan TNI ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kutai Barat,” kata Frederick.
Kunjungan kerja Menteri Pertahanan diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan dan dialog bersama jajaran TNI di markas batalyon Yonif TP 827. (Ndre)
![]()


