Swaramediakaltim.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ridwai SH, menyampaikan momentum pidato kenegaraan ini menjadi sarana untuk menyerap pesan dan arah kebijakan nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, sehingga dapat diimplementasikan di tingkat daerah.
Selain itu, Ridwai juga mengatakan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI juga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pendiri negara ini. Sehingga program yang dilaksanakan pemerintah daerah harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena hal ini selaras dengan pidato yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Jadi kita berharap kepada Pemkab Kubar untuk bersama sama mendukung program Presiden Prabowo Subianto, sesuai dengan instruksi mulai dari berdaulat pangan, dengan memperkuat di bidang sektor pertanian dan perkebunan. Kemudian di bidang pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” jelas Ridwai.
Selain untuk pemerataan ekonomi, salah satunya pemerintah pusat telah membentuk 80 ribu Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih guna meningkatkan perekonomian desa. Hal ini sebagai bentuk ekonomi berkeadilan sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.
“Pidato Presiden tadi diharapkan bisa memberi semangat kita dan pemerintah daerah, dengan memperkuat pembangunan seluruh sektor terkait pemerataan pembangunan di seluruh tanah air Indonesia. Seperti program yang telah berjalan, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat (SR), hingga lumbung pangan,” jelas Ridwai.
“Namum untuk program sekolah rakyat di Kubar, sepertinya kurang pas. Sebab, sekolah negeri kita di Kubar masih banyak muridnya yang kurang. Karena program Keluarga Berencana (KB) kita ini cukup berhasil dan menghasilkan angka kelahiran anak sangat kecil. Sehingga mulai dari jenjang sekolah dasar masih banyak muridnya yang sedikit,” tutur Ridwai.
Dirinya menyampaikan, bukan tidak mendukung adanya program Sekolah Rakyat. Kendati demikian, program tersebut, sangat cocok diterapkan diwilayah kabupaten/kota besar. Seperti di kabupaten kota di pulau jawa yang padat penduduknya.
“Mungkin Sekolah Rakyat bisa diterapkan di daerah pulau jawa yang penduduknya jauh dan tidak terjangkau oleh sekolah sekolah negeri. Kalau kita di Kubar masih banyak murid sekolahnya yang kurang,” imbuh Ridwai.
Selain sektor bidang pendidikan, Presiden Prabowo juga mengintruksikan seluruh Provinsi dan kabupaten kota, untuk menjalankan program MBG. Akan tetapi Ridwai menyebut, hingga saat ini progam itu belum sampai ke Kubar.
“Akan tetapi program Presiden Parbowo ini memang harus kita dukung untuk mempersiapkan generasi muda mencapai generasi emas tahun 2045 mendatang,” pungkasnya. (Adv)
Editor : Alfian
Publisher : Redaski
![]()


