Swaramediakaltim.com – Memandang fotografi bukan sekedar sebagai alat dokumentasi, melainkan sebagai medium yang mampu merekam esensi seseorang. Di dalamnya, ia berusaha menangkap lebih dari sekadar pose atau ekspresi tetapi mencari momen ketika seorang finalis menunjukkan karakter aslinya.
“Foto bukan sekadar visual. Saya ingin menangkap sisi autentik setiap finalis. Rangkaian sesi pengambilan gambar yang saya gelar nanti adalah momen penting di mana para finalis bisa menunjukkan karakter mereka apa adanya, bukan sekadar hasil riasan atau busana,” jelasnya.
Dengan pendekatan yang santai dan terbuka, Rajaberharap bisa membantu para finalis merasa nyaman di depan kamera. Sehingga hasil setiap sesi foto Zetrix Miss Universe Indonesia 2025 nanti terasa jujur dan kuat, bukan hanya indah tapi juga punya cerita.
Bimo Permadi, Head Stylist Miss Universe Indonesia 2025, menekankan bahwa peran stylingdalam kontes ini bukan sekadar soal mengikuti tren fashion, melainkan membantu para finalis tampil sesuai dengan jati diri mereka.
“Gaya itu bukan tentang terlihat trendi dan stylish , tapi ekspresi diri. Misi saya adalah membantu para finalis menemukan gaya berpakaian yang mencerminkan kepribadian, latar budaya, dan nilai-nilai yang mereka bawa sebagai individu.” ujar Bimo.
Dalam hal ini, ia melihat dirinya sebagai mentor yang membantu merancang tampilan para finalis agar selaras dengan perjalanan mereka selama ajang berlangsung. Menurutnya, menjadi Head Stylist bukan hanya soal mengkurasi pakaian, tapi tentang membentuk kesan visual yang menyatu dengan keseluruhan pesan dari Zetrix Miss Universe Indonesia 2025.
“Yang penting bagaimana penampilan mereka semua nanti terasa pas, ‘ nyambung’ dengan siapa mereka sebenarnya. Karena saat seseorang tampil sebagai dirinya sendiri, auranya akan muncul dengan sendirinya dan itu yang membuat mereka standout, ” tutupnya. (*)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


