SAMARINDA, Swaramediakaltim.com – Pemerintah Provinsi Kaltim mengapresiasi program pelatihan sertifikasi tenaga konstruksi yang dilakukan Dinas PUPR. Karena menjawab tantangan pembangunan daerah.
Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menjelaskan sesuai laporan Dinas PUPR Kaltim bahwa tenaga kerja Kaltim yang bergerak di bidang konstruksi sebanyak 147 ribu orang.
“Sedangkan yang bersertifikasi jumlahnya kurang lebih 34 ibu,” sebut Gubernur Harum saat pembukaan pelatihan dan penyerahan sertifikasi tenaga konstruksi Provinsi Kaltim, baru-baru ini di Kantor Gubernur Kaltim..
Melalui program ini, Pemprov Kaltim menaruh harapan besar kepada Dirjen Bina Konstruksi melalui program Kementerian PUPR RI bisa membantu sertifikasi tenaga konstruksi di Kaltim.
Tujuannya, agar Kaltim memiliki tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi yang bisa diandalkan.
“Pelatihan sertifikasi tenaga konstruksi bukan sekedar agenda rutin, tetapi langkah strategis untuk menjawab tantangan besar dalam pembangunan konstruksi di daerah,” tegas Harum.
Menurut Harum, pelatihan sertifikasi ini tersebar di seluruh wilayah Kaltim, sehingga bangunan yang dibangun memiliki standar.
“Syukur-syukur berstandar internasional. Harapannya, bangunan yang dibangun memiliki kualitas tinggi,” ungkap Harum.
Baca juga :
Pelatihan sertifikasi konstruksi menjadi syarat wajib bagi tenaga kerja di berbagai proyek konstruksi di Kaltim.
Ke depan, pekerjaan konstruksi diprioritaskan bagi tenaga yang memiliki sertifikasi konstruksi.
“Kami menaruh harapan besar pelatihan sertifikasi konstruksi untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi tenaga kerja konstruksi lokal, terutama ketika terlibat dalam pembangunan konstruksi di Kaltim maupun IKN,” ungkap Gubernur Harum. (aya)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi
![]()


