SwaraMediaKaltim.com – Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, menekankan vitalnya kerja sama dan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan untuk Tahun Anggaran 2027. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna XX Masa Sidang III DPRD Kubar, Jumat (6/11/2026).
Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, Frederick menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pihak eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama agar setiap kebijakan anggaran dapat berjalan secara efektif, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara cermat dan terukur, sehingga setiap program yang direncanakan benar-benar disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan pembangunan yang diprioritaskan,” ujar Frederick.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD Kubar atas pandangan umum, masukan konstruktif, serta rekomendasi yang telah diberikan selama proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD merupakan wujud nyata dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran legislatif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Masukan tersebut juga menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi jajaran pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Frederick berharap komunikasi dan kemitraan harmonis yang telah terjalin tidak berhenti pada tahap penyusunan dan pembahasan anggaran semata, tetapi terus berlanjut hingga tahap pelaksanaan dan pengawasan di lapangan.
Dengan menjaga konsistensi kemitraan tersebut, ia optimistis penyelenggaraan roda pemerintahan akan makin kuat dan seluruh program pembangunan Kutai Barat pada 2027 dapat terealisasi secara tepat sasaran. (Adv/Diskominfo)
Editor : Alfian
Publisher : Redaksi

